HEDONISME PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Kajian Komparasi Tafsir Fi Zilali al-Qur’an dan Tafsir Al-Misbah)

Rifki Hadi, Rifki (2024) HEDONISME PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Kajian Komparasi Tafsir Fi Zilali al-Qur’an dan Tafsir Al-Misbah). Other thesis, STKQ Al Hikam Depok.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (113kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (420kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (335kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (499kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (306kB)

Abstract

Dalam penelitian skripsi kali ini, yang di awali latar belakang kaingin-tahuan penulis mengenai hedonisme yang masih ada di kehidupan dewasa ini. Baik dari seseorang yang telah memiliki di dalam dirinya sifat bermegah-megahan dan berlebih-lebihan dalam semua hal, oleh sebab itu, penulis ingin menjelaskan pembahasan hedonisme dengan menafsirkannya melalui studi komparasi Tafsir Fi Zhilalil Qur'an karya Sayyid Quthb, dan Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab. Bermegah-megahan merupakan salah satu sifat individu, yang mana sifat ini akan selalu merasa kekurangan terus menerus dan tidak pernah puas dalam segala hal yang berkaitan dengan duniawi dan selalu ingin terus menerus untuk mengejarnya. Hingga ajal kematian lah yang mampu untuk menghentikannya. Pada ranah kajian kali ini, penulis memakai deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data tentang hedonisme dari berbagai buku, karya ilmiah, dan yang lainnya, yang masih selaras dengan riset ini. Kemudian semua data di telaah satu persatu melalui metode analisis serta memakai penafsiran Sayyid Quthb dan Quraish Shihab dalam menjabarkan berbagai ayat di dalam Al-Qur'an tentang hedonisme, kemudian semua data dijadikan satu dan dirangkai menjadi suatu kerangka kajian. Dari hasil riset ini penulis dapat menyimpulkan bahwa bermegah-megahan dapat mengarahkan individu pada sifat yang tak terpuji, seperti sombong dengan apa yang dia peroleh saat ini, muka dari kekayaan, kedudukan serta yang lainnya. kata bermegah-megahan dapat diuraikan menjadi sifat individu, yang mana mereka menjadikan patokan bahwa kehidupan dunia lah yang harus dipenuhi, dan harus dijadikan sasaran hidup yang lebih utama.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Depositing User: Unnamed user with email admin@repo.com
Date Deposited: 08 May 2026 03:46
Last Modified: 08 May 2026 04:00
URI: https://repository.alhikamdepok.ac.id/id/eprint/96

Actions (login required)

View Item
View Item