Ahmad Hidayatullah, Dayat (2025) RELEVANSI MAKNA LAFAZ TADABBUR, TAFAKKUR, DAN TA'QILUN DALAM AL-QUR’AN (Studi Komparatif Tafsir al-Mizan Karya Muhammad Husein Tabataba’i (w.1981 M) dan Tafsir al-Tahrir wa al Tanwir Karya Muhammad al- Tahir Ibn ‘Asyur (w.1973 M). Other thesis, STKQ Al-Hikam.
COVER.pdf
Download (47kB)
ABSTRAK.pdf
Download (969kB)
BAB I.pdf
Download (452kB)
BAB II.pdf
Download (635kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (450kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (957kB)
BAB V.pdf
Download (296kB)
Abstract
Skripsi ini berjudul “Relevansi Makna Lafaz Tadabbur, Tafakkur, dan Ta’qilun dalam Al-Qur’an: Studi komparatif Tafsir al-Mizan dan Tafsir al-Tahrir wa at-Tanwir”. Skripsi ini membahas dan menyimpulkan mengenai korelasi makna lafaz tadabbur, tafakkur dan ta’qilun, ketiga istilah tersebut saling melengkapi dalam membentuk proses spiritual dan intelektual umat Islam. Berdasarkan temuan peneliti, tadabbur memiliki makna dasar yaitu belakang atau akhir. Lafaz ini dengan berbagai kata turunanya disebutkan dalam
Al-Qur’an 44 kali, dan peneliti menemukan enam makna kandungan atau wujuh yaitu, az-Zuhru, ad-din al-batl, ‘aqibu as-syai’, az-zahab, al-gabir dan at- tafakkur, serta lima sinonim dari term ini yaitu at-tawassum, at-taammul, at-
tama’un, tabassara, dan at-tafakkur. Tafakkur memiliki makna dasar mengarahkan atau pikiran, term ini disebutkan sebanyak 18 kali dengan berbagai derivasinya. Peneliti juga menemukan tiga wujuh dari term ini yaitu tafakkur bi ‘ainihi, i’tibar, dan muhasabah. Sedangkan taraduf tafakkur berjumlah lima
yakni tabassara, tadabbur, taz}akkur, taammul dan tama’un. Ta’qilun makna dasarnya adalah akal atau mengikat, wujuh term ini dua makna kandungan yaitu al-fahm dan as-sidq. Sementara taraduf lafaz ini, enam yaitu tabassara, taammul,
tama’un, tazakkur, tadabbur, dan hilm. Tema pembahasan terkait ketiga term tersebut tema baru. Sebelumnya
terdapat beberapa persamaan penelitian tema ini ialah sebagaimana Khairur Rifqi Robiansyah (2019) yang membahas “Tadabbur dalam Al-Qur’an perspektif Semantik Izutsu”, Lestari Nur Najmi. (2023) “Makna Lafaz Ta’qilu>n dalam ayat
Talak Kajian Semantik Izutsu. Namun, penelitian yang telah disebutkan tidak satupun yang mengkaji korelasi dari tiga term tersebut dengan analisis taraduf, al-wujuh wa an-Nazair dan Semantik Al-Qur’an. Dalam rangka kekosongan tersebut, peneliti melakukan telaah mengenai korelasi lafaz tadabbur, tafakkur dan ta’qilun. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang bersifat library research (penelitian kepustakaan) dan mengikuti metode muqaran/ komparatif, yaitu dengan mendeksripsikan satu persatu analisis kajian taraduf al-wujuh wa an-Nazair dan Semantik Al-Qur’an mengenai tiga term tersebut. Sumber data adalah kitab-kitab tafsir, buku, artikel, jurnal, makalah, karya tulis dan sumber-sumber otoritatif lainnya yang relevan dengan tema.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tadabbur, tafakkur, ta’qilun |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin@repo.com |
| Date Deposited: | 07 May 2026 03:59 |
| Last Modified: | 07 May 2026 04:00 |
| URI: | https://repository.alhikamdepok.ac.id/id/eprint/88 |
