DIALEKTIKA TAKWIL DALAM AYAT-AYAT MUTASYABIHAT (Studi Komparatif atas Tafsir Mafatih Al-Gaib dan Al-Kasysyaf terkait Ayat-ayat Sifat Allah)

M. LUTFI, LUTFI (2023) DIALEKTIKA TAKWIL DALAM AYAT-AYAT MUTASYABIHAT (Studi Komparatif atas Tafsir Mafatih Al-Gaib dan Al-Kasysyaf terkait Ayat-ayat Sifat Allah). Other thesis, STKQ Al Hikam Depok.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (93kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (368kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (422kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (531kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (361kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (790kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (192kB)

Abstract

Hasil temuan dan analisa peneliti dapat disimpulkan bahwa terjadi perbedaan di kalangan ulama tafsir, usul dan tasawwuf dalam menyikapi ayat mutasya>bih: sebagian ulama ada yang menolak takwil (kelompok tekstualis), mendukung takwil (khalaf} dan ada pula yang tidak menolak takwil tetapi juga tidak mentakwil (mayoritas salaf). Salah satu penyebab perbedaan mereka salain adanya sudut pandang yang berbeda, bias mazhab, juga perbedaan pendekatan. Al Zamamakhsyari dan Al-Razi sebenarnya sama-sama melakukan takwil terhadap ayat yang mereka yakini sebagai ayat mutasya>bih, hanya saja mereka berdua tidak sama dalam menentukan dan mengklasisifikasikan ayat mutasya>bih dan muhkam. Sehingga terkadang ayat yang dianggap mutasya>bih oleh Al-Razi, dinilai sebaliknya oleh Al-Zamakhsyari, begitu pun yang dinilai muhkam oleh Al-Razi, dianggap sebaliknya oleh Al-Zamakhsyari seperti QS. Al-Qiyamah yang dinilai muhkam oleh Al-Razi, sedangkan Al-Zamakhsyari menganggapnya mutasya>bih.Penelitian ini mencoba mendeskripsikan suatu tema yang sudah tidak asing bagi para peneliti Al-Qur’an, yaitu tentang ayat mutasya>bih dan takwil dari sudut pandang dua mazhab teologi dalam Islam: ahlussunnah dan muktazilah. Secara historis, dua mazhab ini memang selalu berkompetisi, baik dalam hal pemikiran atau dalam ranah politik dan kekuasaan. Peneliti menjadikan dua mufassir besar sebagai reprentasi dari mazhab tersebut: Al-Zamakhsyari dan Al-Razi untuk dianalisa dan dikomparasikan kedua karya tafsirnya: al-Kasysya>f dan Mafa>tih al-Gaib. Pembahasan terkait seluk-beluk persoalan ayat mutasya>bih dan takwil sangatlah penting, mengingat tema ini seringkali mengundang pro-kontra di tengah masyarakat muslim dan juga bisa menimbulkan kesalahpahaman dalam menafsirkan suatu ayat Al-Qur’an.Penelitian ini memiliki kemiripan dengan skripsi yang ditulis oleh Saleh dengan judul Analisis Ayat-ayat Mutasya>bih Menurut Zamakhsyari> dalam Tafsir Al-Kasysya>f dan skripsi yang berjudul Tafsir Ayat Mutasya>biha>t Menurut Abd al-Rahma>n As-Sulami> yang ditulis oleh Aryo Bimantoro, namun berbeda dari sisi pendekatan dan penentuan ayat. Peneliti dalam mengangkat tema penelitian ini, menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan analisis-komparatif (analytical-comparative method) dengan pendekatan dialogis-dialektik, selain itu, penelitian ini memiliki kelebihan, karena menyajikan paradigma us}u>l dan tasawwuf dalam melihat takwil.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Depositing User: Unnamed user with email admin@repo.com
Date Deposited: 06 May 2026 04:42
Last Modified: 06 May 2026 04:42
URI: https://repository.alhikamdepok.ac.id/id/eprint/75

Actions (login required)

View Item
View Item