TAFSIR AYAT-AYAT MISOGINIS DALAM PERSPEKTIF MUFASSIR KONTEMPORER (Kajian Tafsir al-Azhar, as-Sya’rawi dan al-Manar)

Dimas Anwaril Musyadad, Dimas (2024) TAFSIR AYAT-AYAT MISOGINIS DALAM PERSPEKTIF MUFASSIR KONTEMPORER (Kajian Tafsir al-Azhar, as-Sya’rawi dan al-Manar). Other thesis, STKQ Al-Hikam.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (97kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (286kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (284kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (721kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (128kB)

Abstract

Misogini dalam Al-Qur’an adalah pemahaman terhadap ayat Al-Qur’an dalam surah an-Nisa’ yang memuat berbagai persoalan yang berkamitan dengan relasi antara lelaki dan perempuan baik sebagai manusia maupun sebagai suami istri dala suatu kehidupan rumah tangga ataupun dala kehidupan sosial,budaya,
bahkan politik. Diantara sekian banyak isu tentang perempuan adalah inferioritas (wanita sebagai manusia bawahan), sedangkan lelaki merupakan superioritas (manusia atasan, pemimpin). Maka tujuan dari penelitian ini adalah, meluruskan mmbuat jalan tengah agar masyarakat Islam tidak terpengaruh dengan isu-isu tersebut, yang mana anggapan kaum feminis tentang sebagian ayat-ayat yang mereka anggap misoginis (membenci perempuan) itu tidaklah benar, dan mereka menganggap pula sebagian para mufassir klasik, penafsirannya cenderung dianggap mengedepankan lelaki
ketimbang perempuan. Dengan mendiskripsikan pandangan tentang penciptaan manusia, kepemimpinan, nusyuz, dan poligami, oleh para mufassir kontemporer yaitu Buya
Hamka, Al-Sya’rawi, Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha, dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga mufassir tersebut memahami ayat-ayat yang dianggap kaum feminis misoginis, adalah ayat-ayat Al-Qur’an yang kelihatannya
merugikan dan memojokkan perempuan, sebenarnya bukan merugikan perempuan, tapi ini bentuk keadilan Allah SWT dan untuk kemaslahatan perempuan itu sendiri. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertumpu
pada studi kepustakaan (library research). Sumber primer pada penelitian ini adalah Al-Qur’an dan 3 karya tafsir kontemporer antara lain Tafsîr Al-Azhar, Tafsîr Al- Manâr, dan Tafsîr A-Sya’rawi, dan sekunder berupa semua karya informatif yang membahas masing-masing tema; ayat-ayat misoginis Oleh karenanya penulis mengambil pendekatan dalam memahami lebih jelas ayat-ayat misoginis sebagai
fenomena sosial dan menggunakan pendekatan maudhû’î untuk menganalisis tema misoginis dalam Al-Qur’an.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ayat-Ayat Misoginis, Superioritas, Membenci.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Unnamed user with email admin@repo.com
Date Deposited: 04 May 2026 03:55
Last Modified: 04 May 2026 04:08
URI: https://repository.alhikamdepok.ac.id/id/eprint/57

Actions (login required)

View Item
View Item