TA’ARUD DALAM AL-QUR’AN (Studi Atas Ayat-Ayat Yang Tampak Kontradiktif)

Ade Dwi Putra, Putra (2024) TA’ARUD DALAM AL-QUR’AN (Studi Atas Ayat-Ayat Yang Tampak Kontradiktif). Other thesis, STKQ Al-Hikam Depok.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (114kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (426kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (291kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (350kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (489kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (471kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (136kB)

Abstract

Penelitian ini berdasarkan adanya tuduhan dan dugaan mengenai adanya ayat-ayat yang kontradiksi dalam Al-Qur’an (ta’arud). Skripsi ini menyimpulkan bahwa ta’arud dalam Al-Qur’an tidaklah benar adanya, pertentangan antara satu
ayat dengan ayat lainnya hanyalah sebatas tekstual saja akan tetapi secara kontekstual ayat tersebut berbeda ataupun keduanya saling berkaitan. Dalam Al- Qur’an tidak jarang suatu ayat menafsirkan ayat lainnya yang berbeda tempat, maka sangat wajar jika suatu ayat menafsirkan ayat lainnya walaupun pada surah yang berbeda. Hal ini dikenal dengan sebutan tafsir munfashil. Dalam penyelesaian ayat-ayat yang tampak kontradiksi para ulama menggunakan empat metode, yaitu dengan al-jam’u wa at-taufiq, tarjh, nasikh mansukh dan tasaqut ad-dalilain. Metode ini tidak hanya digunakan pada penyelesaian ayat-ayat kontradiktif saja tapi juga dalam kasus ikhtilaf hadis- hadis sekalipun. Adapun ayat-ayat yang diteliti pada tulisan ini antara lain: Pertama, ayat-ayat kontradiksi tentang pertanggungjawaban dosa-dosa. Kedua, tentang ampunan Allah SWT. Ketiga, tentang takdir baik dan buruk. Keempat, tentang penciptaan langit dan bumi.
Keempat permasalahan ayat kontradiksi tersebut dapat diselesaikan dengan metode al-jam’u wa at-taufiq, yakni dengan mengkompromikan kedua ayat yang kontradiktif dan menyesuaikannya. Kemudian dapat dipahami bahwa kedua ayat tersebut hakikatnya tidak saling bertentangan melainkan keduanya saling berkaitan dan menjelaskan antara satu dengan ayat lainnya. Temuan penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, seperti M. Ahsin Tohir (2021) mengkaji tentang hari kiamat, Isra Fadhlillah Arham (2019) mengkaji tentang tiupan sangkakala,
Sofwatunnada mengkaji tentang penciptaan manusia, fungsi Al-Qur’an, hidayah Nabi Muhammad SAW, intruksi ketakwaan (2020) dan lainnya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertumpu pada studi kepustakaan (library research). Sumber primer pada penelitian ini adalah Al-Qur’an dan tiga karya tafsir baik klasik maupun modern, antara lain; Tafsir Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an, Tafsir Al-Munir dan Tafsir Al-Mishbah. Juga didukung dengan literatur dan pelbagai referensi lain yang membahas kajian seputar ayat-ayat yang tampak kontradiksi dalam Al-Qur’an.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Bertentangan, Kontradiksi, Ta’arud
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Unnamed user with email admin@repo.com
Date Deposited: 11 May 2026 07:29
Last Modified: 11 May 2026 07:29
URI: https://repository.alhikamdepok.ac.id/id/eprint/122

Actions (login required)

View Item
View Item